Rasulullah SAW telah bersabda al islamu ya'lu walaa yu'la alaih "Islam itu tinggi dan tidak ada yang mampu menandinggi ketinggiannya". Hal ini menginformasikan kepada umat manusia bahwa Islam memberikan jaminan paripurna bagi pengikutnya untuk mendapatkan hal yang diinginkan. Adapun puncak dari keinginan manusia adalah adanya kebahagiaan dunia dan akherat, atau dalam bahasa lainnya bahagia dalam hidup sebelum mati dan bahagia dalam hidup sesudah mati, bahkan kematian itu sendiri membahagiakan, karena kematian awal perjumpaan dengan segala keindahan (menghadap Yang Maha Indah).
Namun pada kenyataannya sedikit orang yang mampu sampai pada dua kebahagiaan di atas. Ini menjadi sebuah problematika yang harus dicari dan diketemukan jawabannya, kenapa kebahagiaan tersebut tidak teraih ? adakah yang salah dalam terapannya ? atau adakah hal yang tertinggal dari petunjuk tersebut ? ataukan konsep kemu'jizatan Al Qur'an sudah hilang ? Banyak pertanyaan yang perlu mendapatkan jawaban secara kongkrit. Bukan hanya sekedar kira-kira, karena Islam bukanlah agama kira-kira melainkan agama yang membawa pada kepastian. Kalaupun ada yang tidak pasti berarti ada yang salah. Dan ini sudah ditunjukkan oleh Rasul yang agung alislaamu 'ilmiyun wa'amaliyun "islam itu ilmiah dan amaliah (kongkrit).
Untuk melihat bagaimana sebenarnya terapan dalam Islam kita dapat melihat Hadits Rasulullah SAW ketika beliau sedang diskusi dengan para Sahabat yang tiba-tiba datang orang yang berjubah serba putih kemudia orang tersebut mendekat kepada Rasululloh dan menanyakan tentang konsep Islam, Iman dan Ihsan. sebagaimana di bawah ini :
Tig Iman, tidak diragukan a Pilar
Utama Agama Islam ;
Dalam hadits riwayat Bukhori Muslim,
dinyatakan pilar agama Islam ada 3 ; 1) Islam, 2). Iman, 3). Ihsan
a. Islam :
a). QS. Ali Imron 3 : 19
b). QS. Almaidah 5:3
c). QS Ali Imran, 3:112
d). QS. Al Baqoroh, 2 :208
e). QS. Al Baqoroh, 2 : 201
f). QS. Al Qoshos, 28 : 77
g). QS. Ali Imran 3: 19
h). QS. Al Ahzab, 33:40
i). QS. Al A’raf, 96
b. Iman
a). QS Al Ashr, 103 : 1-3
b). QS. Al Baqoroh, 2 : 177
c. Ihsan
Pengertian Ihsan sebagaimana
dalam dialognya Rasululloh SAW dengan Malaikat Jibril “Ihsan adalah hendaknya
engkau menyembah Alloh seakan-akan engkau melihatNYA, dan andaikan kamu tidak
melihatNya sesungguhnya Dia melihatmu”.
19.41
rumahcerdas

0 komentar :
Posting Komentar